50 Tahun HIPPI di Jakarta: Pelantikan Pengurus dan Rakerda 2026 Perkuat Ekosistem Pengusaha

Nasional17 Dilihat

CAHYAMEDIA (JAKARTA) — Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia (HIPPI) DPD DKI Jakarta menyelenggarakan pelantikan pengurus dan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Tahun 2026 di Balai Agung, Balai Kota Provinsi DKI Jakarta, Kamis (8/10/2026).

Kegiatan ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat konsolidasi organisasi, memperluas kolaborasi lintas sektor, serta mendorong kontribusi pengusaha dalam pembangunan ekonomi Jakarta.

Mengusung semangat peringatan 50 tahun HIPPI dengan tema “Bangkit, Mandiri, Indonesia Banget”, kegiatan ini menegaskan komitmen HIPPI untuk terus menjadi bagian dari penguatan ekosistem usaha nasional, khususnya dalam mendorong pertumbuhan pengusaha lokal, meningkatkan daya saing UMKM, serta memperluas akses terhadap peluang usaha dan kemitraan strategis.

Acara dibuka oleh Sekretaris Daerah Provinsi DKI Jakarta, Uus Kuswanto, yang hadir mewakili Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Kehadiran pemerintah daerah bersama unsur perangkat daerah dan pemangku kepentingan menjadi bagian penting dari upaya membangun komunikasi yang produktif antara organisasi pengusaha dan pemerintah.

Konsolidasi Organisasi, Penguatan Peran Pengusaha

Pelantikan pengurus dan pelaksanaan Rakerda bukan sekadar agenda seremonial organisasi. Keduanya menjadi landasan untuk menyelaraskan arah kebijakan, memperjelas prioritas program kerja, serta memperkuat peran HIPPI DKI Jakarta dalam menjawab tantangan dunia usaha yang semakin dinamis.

Ketua Umum DPD HIPPI DKI Jakarta, Uchy Hardiman, menempatkan momentum ini sebagai kesempatan untuk memperkuat soliditas organisasi sekaligus membangun kolaborasi yang lebih konkret dengan pemerintah, dunia usaha, dan berbagai pemangku kepentingan.

Dengan keterlibatan enam Dewan Pimpinan Cabang (DPC) di wilayah DKI Jakarta, kegiatan ini memperlihatkan pentingnya konsolidasi dari tingkat provinsi hingga cabang. Kesatuan visi dan gerak organisasi diharapkan dapat memperkuat jangkauan program, memperluas partisipasi anggota, dan menghadirkan manfaat yang lebih nyata bagi para pelaku usaha.

HIPPI DKI Jakarta juga menegaskan pentingnya organisasi pengusaha yang tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan internal, tetapi mampu menjadi penghubung antara kebutuhan anggota, peluang pasar, dan program pembangunan daerah.

HIPPI Talks: Membuka Ruang Kolaborasi Lintas Sektor

Salah satu agenda yang memperkaya rangkaian kegiatan adalah HIPPI Talks, forum diskusi yang menghadirkan perspektif lintas sektor mengenai peluang dan tantangan dunia usaha.

Sejumlah perangkat daerah dan lembaga terkait turut berpartisipasi, di antaranya Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi Provinsi DKI Jakarta, Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Provinsi DKI Jakarta, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), serta BPJS Ketenagakerjaan.

Keterlibatan para pemangku kepentingan tersebut membuka ruang dialog mengenai aspek-aspek penting yang memengaruhi keberlanjutan usaha, mulai dari produktivitas tenaga kerja, pengembangan UMKM, pemahaman sektor jasa keuangan, hingga perlindungan jaminan sosial bagi pekerja.

Bagi HIPPI DKI Jakarta, forum seperti ini merupakan langkah untuk menjembatani kebutuhan dunia usaha dengan informasi, kebijakan, dan layanan yang tersedia. Kolaborasi diharapkan tidak berhenti pada pertukaran gagasan, tetapi berkembang menjadi program yang terukur dan dapat diimplementasikan.

Pendekatan tersebut sejalan dengan semangat HIPPI untuk memperkuat ekosistem ekonomi melalui konektivitas antarpelaku usaha yang bermanfaat bagi masyarakat dengan Menandatangani MoU dengan Yayasan Jayabaya yang diwakili oleh Direktur Universitas Jayabaya, Yulia Moeslim.

Rakerda 2026: Merumuskan Agenda dan Prioritas Kerja

Setelah rangkaian seremoni pelantikan dan peringatan 50 tahun HIPPI, para pengurus melanjutkan agenda Rakerda 2026. Forum ini menjadi ruang konsolidasi untuk membahas program kerja, menyelaraskan prioritas organisasi, serta merumuskan rekomendasi yang relevan dengan kebutuhan pengusaha di Jakarta.

Rakerda memiliki arti penting dalam memastikan bahwa program organisasi tidak berhenti pada perencanaan, tetapi diarahkan pada pelaksanaan yang jelas, kolaboratif, dan berorientasi pada hasil.

Sejumlah isu strategis yang menjadi perhatian dunia usaha meliputi penguatan kapasitas pengusaha, perluasan akses pasar, peningkatan produktivitas, pengembangan UMKM, pembukaan peluang kemitraan, serta optimalisasi sinergi dengan program pemerintah daerah.

Melalui forum ini, HIPPI DKI Jakarta diharapkan dapat memperkuat perannya sebagai mitra strategis pembangunan ekonomi daerah sekaligus memperjuangkan terciptanya iklim usaha yang semakin kondusif bagi para pelaku usaha.

Hasil Rakerda 2026 selanjutnya direncanakan untuk dibawa ke Rapat Kerja Nasional (Rakernas) HIPPI yang dijadwalkan berlangsung di Djakarta Theater pada 12 Oktober 2026. Dengan demikian, aspirasi dan rekomendasi dari Jakarta diharapkan dapat menjadi bagian dari pembahasan agenda organisasi di tingkat nasional.

Ketua Umum DPP HIPPI, Erik Hidayat, dalam sambutannya menyebutkan 50 tahun HIPPI bukan sekadar penanda perjalanan Nostalgia, melainkan momentum untuk memperbarui komitmen: membangun pengusaha pribumi yang mandiri, memperkuat kolaborasi di negeri sendiri, dan menghadirkan nilai tambah bagi Indonesia.

Peringatan 50 tahun HIPPI menjadi pengingat atas perjalanan panjang organisasi dalam membangun ruang bagi pengusaha Indonesia untuk berkembang, berjejaring, dan berkontribusi bagi perekonomian nasional.

Di tengah perubahan ekonomi, perkembangan teknologi, dan meningkatnya persaingan usaha, organisasi pengusaha dituntut untuk semakin adaptif. Penguatan kapasitas anggota, pemanfaatan peluang kolaborasi, serta kemampuan mengubah gagasan menjadi kegiatan nyata menjadi bagian penting dari agenda ke depan.

HIPPI DKI Jakarta memandang bahwa pembangunan ekosistem usaha membutuhkan keterlibatan berbagai pihak. Pemerintah berperan dalam menghadirkan kebijakan dan fasilitasi, dunia usaha mendorong aktivitas ekonomi dan penciptaan lapangan kerja, sementara organisasi pengusaha dapat menjadi penghubung untuk mempertemukan kebutuhan, potensi, dan peluang kolaborasi.

Dengan semangat “Connect, Collaborate, Create Value”, HIPPI DKI Jakarta berkomitmen memperkuat konektivitas antarpengusaha, membangun kerja sama yang produktif dengan para pemangku kepentingan, serta mendorong terciptanya nilai ekonomi yang bermanfaat bagi anggota dan masyarakat.

Pelantikan pengurus dan Rakerda 2026 diharapkan menjadi titik tolak bagi penguatan organisasi yang lebih solid, program kerja yang lebih terarah, serta kontribusi yang semakin nyata bagi pembangunan ekonomi Jakarta.

TENTANG HIPPI DKI JAKARTA

Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia (HIPPI) merupakan organisasi pengusaha yang mendorong penguatan kapasitas, jejaring, dan daya saing pelaku usaha Indonesia. Melalui berbagai program organisasi dan kolaborasi dengan pemangku kepentingan, HIPPI DKI Jakarta berupaya memperluas peluang usaha, mendukung pengembangan UMKM, serta memperkuat kontribusi dunia usaha terhadap pembangunan ekonomi daerah. (Tab)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *