Bupati Riyanto Pamungkas Resmikan Jembatan Gantung Podosari–Sukoharjo IV

Pemerintahan18 Dilihat

CAHYAMEDIA (PRINGSEWU) – Bupati Pringsewu Riyanto Pamungkas meresmikan jembatan gantung yang menghubungkan Pekon Podosari, Kecamatan Pringsewu, dengan Pekon Sukoharjo IV, Kecamatan Sukoharjo, Jumat (16/10/2026) petang.

Infrastruktur senilai Rp10 miliar tersebut diharapkan memperlancar mobilitas warga sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Jembatan yang membentang di atas aliran Sungai Way Sekampung itu memiliki panjang 80 meter dan lebar 2 meter. Pembangunannya dilaksanakan Kementerian Pekerjaan Umum melalui Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Lampung.

Peresmian ditandai dengan pengguntingan pita oleh Bupati Riyanto Pamungkas bersama Wakil Bupati Umi Laila, Kepala BPJN Lampung Giri Yudhono, dan anggota Komisi V DPR RI Mukhlis Basri di depan pintu gerbang jembatan.

Riyanto mengatakan, keberadaan jembatan tersebut merupakan bentuk perhatian pemerintah terhadap pembangunan infrastruktur yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

Menurutnya, jembatan itu diharapkan mempermudah aktivitas warga, mulai dari kegiatan ekonomi, pendidikan, sosial hingga urusan kemasyarakatan. Selain memperpendek jarak perjalanan, keberadaannya juga dapat menghemat waktu dan biaya transportasi serta membuka peluang ekonomi baru.

“Jembatan ini dibangun dengan menggunakan anggaran negara dan pada akhirnya merupakan milik serta untuk kepentingan masyarakat. Mari kita tumbuhkan rasa memiliki dan kepedulian bersama, sehingga jembatan ini dapat memberikan manfaat dalam jangka panjang bagi generasi sekarang maupun generasi yang akan datang,” terangnya.

Bupati juga mengajak masyarakat menjaga kebersihan, keamanan, dan kondisi konstruksi jembatan agar dapat digunakan secara berkelanjutan. Ia meminta kepala pekon dan warga di sekitar lokasi turut mengawasi fasilitas tersebut serta menghindari tindakan yang berpotensi merusak konstruksi atau membahayakan pengguna.

Riyanto menegaskan, Pemerintah Kabupaten Pringsewu akan terus memperkuat sinergi dengan pemerintah pusat, pemerintah provinsi, DPR RI, serta para pemangku kepentingan untuk mempercepat pembangunan dan meningkatkan kualitas infrastruktur daerah.

Sementara itu, Kepala BPJN Lampung Giri Yudhono menjelaskan, pembangunan jembatan gantung pejalan kaki merupakan bagian dari upaya pemerintah menghadirkan infrastruktur kerakyatan yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

Menurutnya, pembangunan tersebut bertujuan membuka akses wilayah yang sebelumnya sulit dijangkau serta memperkuat konektivitas antardaerah.

“Kehadiran jembatan gantung ini diharapkan dapat meningkatkan konektivitas dan mempermudah serta memperpendek jarak bagi warga menuju pusat aktivitas, seperti sekolah, pasar, tempat kerja hingga pengurusan administrasi ke kelurahan atau kecamatan,” jelas Giri.

Ia menambahkan, jembatan tersebut juga diharapkan mempermudah distribusi hasil pertanian dan perkebunan lokal, seperti padi, palawija, serta buah-buahan.

Anggota Komisi V DPR RI Mukhlis Basri mengatakan, pembangunan jembatan yang menghubungkan wilayah Podosari dan Sukoharjo IV merupakan hasil kolaborasi dan perjuangan berbagai pihak untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya di Kabupaten Pringsewu

Peresmian itu turut dihadiri jajaran pemerintah daerah, DPRD, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), camat, serta kepala pekon. (Tab)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *