Dampak Abu Vulkanik Anak Gunung Krakatau, Penasehat SMSI Pesawaran Minta Dinkes Segera Bagikan Masker kepada Masyarakat

Pesawaran17 Dilihat

CAHYAMEDIA.ID (PESAWARAN) – Aktivitas Erupsi Gunung Anak Krakatau yang berada di wilayah Lampung Selatan mulai menimbulkan dampak berupa sebaran abu vulkanik yang dirasakan masyarakat di sejumlah wilayah Kabupaten Pesawaran, termasuk Kecamatan Kedondong.

Kondisi tersebut mendapat perhatian dari Penasehat Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kabupaten Pesawaran, Heri Kodri yang meminta Pemerintah Kabupaten Pesawaran melalui Dinas Kesehatan untuk segera mengambil langkah antisipatif dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat.

Menurut Heri Kodri, salah satu langkah yang perlu segera dilakukan adalah menyediakan dan membagikan masker kepada masyarakat, khususnya warga di wilayah yang terdampak sebaran abu vulkanik.

“Dinas Kesehatan melalui Puskesmas maupun Pustu agar segera memberikan bantuan kepada masyarakat yang terdampak abu vulkanik. Hal ini penting untuk mencegah abu vulkanik masuk melalui rongga hidung dan mulut, terutama bagi masyarakat yang beraktivitas di luar rumah dan pengendara sepeda motor,” ujar Heri Kodri, Sabtu (5/9/2026).

Ia menegaskan, langkah cepat dan antisipatif dari pemerintah sangat diperlukan untuk meminimalkan risiko gangguan kesehatan akibat paparan abu vulkanik.

Menurutnya, upaya perlindungan terhadap masyarakat sebaiknya dilakukan sejak dini dan tidak menunggu hingga muncul keluhan kesehatan yang lebih luas.

Sementara itu, Wakil Ketua SMSI Kabupaten Pesawaran, Bushro yang berdomisili di Kecamatan Kedondong, juga menghimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan dan mengurangi aktivitas di luar rumah selama sebaran abu vulkanik masih dirasakan.

Ia menyarankan masyarakat menggunakan perlengkapan pelindung diri, seperti masker dan kacamata, terutama bagi warga yang harus tetap melakukan aktivitas di luar rumah.

“Saya sendiri saat beraktivitas menggunakan masker dan kacamata, karena mata juga terasa pedas setelah terkena abu vulkanik. Masyarakat harus lebih berhati-hati dan sebaiknya tidak berada di luar rumah terlalu lama apabila tidak ada keperluan mendesak,” ujarnya.

Bushro juga mendukung imbauan Penasehat SMSI Pesawaran agar pemerintah segera mengambil langkah konkret dalam menyediakan masker bagi masyarakat yang membutuhkan.

“Saya sangat mendukung imbauan tersebut. Jangan sampai pemerintah menunggu masyarakat mengalami gangguan kesehatan terlebih dahulu baru mengambil tindakan. Akan lebih baik jika secepatnya, melalui masing-masing Puskesmas, masker gratis sudah disediakan dan dapat dibagikan kepada masyarakat yang membutuhkan,” tegasnya.

SMSI Pesawaran berharap Pemerintah Kabupaten Pesawaran bersama Dinas Kesehatan dan instansi terkait dapat segera melakukan langkah antisipatif sesuai kebutuhan di wilayah yang terdampak.

Selain penyediaan perlengkapan perlindungan diri, masyarakat juga diimbau untuk terus mengikuti informasi dan arahan resmi dari pemerintah serta instansi terkait mengenai aktivitas Gunung Anak Krakatau dan dampak yang mungkin ditimbulkan.

Langkah yang cepat, tepat, dan terkoordinasi diharapkan dapat membantu meminimalkan risiko paparan abu vulkanik serta memberikan perlindungan dan rasa aman kepada masyarakat di wilayah yang terdampak.

(Bi /Rilis SMSI)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *