Gubernur Mirza Paparkan Lampung Daerah yang Kaya dengan Sumber Bahan Pangan

CAHYAMEDIA (BANDARLAMPUNG) — Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal memberikan opening remarks pada acara Lampung Financial Festival di Hotel Novotel, Bandar Lampung, Sabtu (5/9/2026).

Dalam sambutannya, Mirza, sapaan akrab Rahmat Mirzani Djausal, memaparkan keunggulan Lampung dari sisi perekonomian.

“Lampung hari ini tumbuh 5,29% atau menjadi peringkat tertinggi kedua di Sumatra,” ujarnya.

Menurut Mirza, pertumbuhan ekonomi Lampung didukung kekayaan provinsi tersebut dalam bentuk komoditas. Utamanya adalah komoditas pangan.

Sebagai contoh, lanjut dia, produksi gabah dan beras di Lampung menduduki urutan keenam secara nasional. Kemudian singkong berada di posisi pertama.

“Sekitar 60%-70% singkong nasional ada di Lampung,” kata Mirza.

Politikus Partai Gerakan Indonesia Raya itu pun mengatakan kalau produksi nanas asal Lampung menduduki urutan pertama secara nasional. Menurut Mirza, sebanyak 23% nanas di dunia berasal dari Lampung.

Komoditas-komoditas lain asal Lampung pun mewarnai pasar domestik dan internasional seperti pisang, lada, tebu, kopi, karet, kelapa, cokelat, hingga kelapa sawit. Pun hasil peternakan dan perikanan seperti sapi, kambing, ayam pedaging, ayam petelur, ikan, udang, dan lain-lain.

“Kita bukan daerah yang banyak tambang tapi kita daerah kaya dengan sumber bahan pangan,” jelas Mirza.

Lebih lanjut Gubernur Mirza mengungkapkan, apabila seluruh penduduk Lampung yang berjumlah 9,8 juta mengonsumsi bahan pangan, masih ada surplus. Surplus tersebut yang kemudian dikirimkan ke saudara sebangsa dan setanah air di Jawa dan pulau-pulau lainnya.

“Artinya masyarakat Lampung, petani Lampung, selain memberi makan untuk diri sendiri juga memberi makan seluruh masyarakat yang ada di Indonesia,” ungkap Mirza. (Mln/*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *