Kajati Taufan Zakaria Lantik Enam Pejabat Baru

Penguatan Jajaran Sehari Setelah Jadi Kajati Lampung

CAHYAMEDIA (BANDARLAMPUNG) – Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Lampung yang baru, Taufan Zakaria, langsung melakukan penguatan jajaran sehari setelah resmi menduduki jabatan tersebut.

Taufan memimpin pelantikan Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi (Wakajati) Lampung dan sejumlah pejabat eselon III di Aula Kejaksaan Tinggi Lampung, Rabu (12/8/2026) sekitar pukul 10.00 WIB.

Prosesi pelantikan tersebut dihadiri para asisten, koordinator, kepala kejaksaan negeri (Kajari), hingga pejabat eselon IV di lingkungan Kejati Lampung.

Taufan Zakaria sendiri baru dilantik Jaksa Agung RI pada Selasa 11 Agustus 2026. Ia menggantikan Danang Suryo Wibowo yang mendapat penugasan baru sebagai Direktur II pada Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen Kejaksaan Agung.

Pelantikan pejabat baru tersebut mengacu pada Surat Keputusan Jaksa Agung RI Nomor 831 Tahun 2026 tanggal 22 Juli 2026 serta Surat Keputusan Jaksa Agung RI Nomor Kep-IV-10122/C/07/2026 tanggal 29 Juli 2026 tentang pemberhentian dan pengangkatan dari dan dalam jabatan struktural pegawai negeri sipil Kejaksaan RI.

Enam pejabat yang mendapat amanah baru terdiri atas satu Wakajati, dua pejabat eselon III di Kejati Lampung, serta tiga kepala kejaksaan negeri.

Tjakra Suyana Eka Putra, S.H., M.H., dilantik sebagai Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Lampung di Bandar Lampung.

Kemudian Subari Kurniawan, S.H., M.H., dipercaya sebagai Asisten Pembinaan Kejaksaan Tinggi Lampung, sedangkan Roy Riady, S.H., M.H., menempati posisi Asisten Pemulihan Aset Kejaksaan Tinggi Lampung.

Sementara itu, tiga jabatan Kajari juga mengalami pergantian. Ibnu Firman Ide Amin, S.H., dipercaya sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Lampung Selatan di Kalianda.

Ricky Parlin Jahyamanda, S.H., M.Hum., menjabat sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Metro, sedangkan Sunandar Pramono, S.H., M.H., mendapat amanah sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Tanggamus di Kota Agung.

Pergantian tersebut tidak hanya menyentuh posisi Wakajati dan pejabat struktural di lingkungan Kejati Lampung, tetapi juga memperbarui kepemimpinan pada tiga kejaksaan negeri di wilayah Lampung.

Dalam sambutannya, Taufan Zakaria menegaskan bahwa pergantian jabatan di lingkungan Kejaksaan bukan sekadar bagian dari dinamika struktural organisasi.

Menurutnya, rotasi dan promosi jabatan merupakan bagian dari pembinaan sekaligus regenerasi kepemimpinan untuk memperkuat profesionalisme serta integritas aparat penegak hukum.

Ia berharap para pejabat yang baru dilantik mampu menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab dan memberikan kontribusi nyata terhadap pelaksanaan tugas kejaksaan.

Pelantikan tersebut juga diharapkan menjadi momentum bagi jajaran Adhyaksa di Lampung untuk semakin adaptif dalam menghadapi tantangan dan kompleksitas penegakan hukum di era modern.

Taufan mendorong seluruh jajarannya agar mampu merespons kebutuhan masyarakat terhadap kepastian dan keadilan hukum secara lebih baik.

Tuntutan terhadap institusi penegak hukum, kata dia, semakin besar, baik dalam hal profesionalitas, integritas maupun kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Selain memberikan arahan kepada pejabat yang baru dilantik, Taufan juga menyampaikan apresiasi kepada para pejabat lama yang telah menjalankan tugas dan memberikan kontribusi bagi Kejati Lampung.

Ia menyampaikan terima kasih atas dedikasi, kerja keras, serta pengabdian yang telah diberikan selama menjalankan tugas di wilayah hukum Kejati Lampung.

“Semoga pengalaman dan prestasi yang telah dicapai menjadi bekal berharga dalam melanjutkan tugas di tempat yang baru,” ujar Taufan dalam sambutannya.

Taufan juga memberikan penghargaan kepada para istri pejabat yang selama ini setia mendampingi suami dalam menjalankan tugas kedinasan.

Menurutnya, dukungan keluarga, termasuk doa dan kesabaran para istri, turut menjadi bagian penting dalam membantu seorang pejabat menjalankan amanah dan tanggung jawabnya.

Pelantikan Wakajati dan lima pejabat eselon III tersebut menjadi salah satu langkah awal Taufan Zakaria setelah resmi memimpin Kejati Lampung.

Kehadiran sejumlah pejabat baru diharapkan membuat struktur kepemimpinan Kejati Lampung semakin solid dalam menjalankan tugas penegakan hukum di wilayah Lampung.

Pergantian tersebut juga diharapkan tidak berhenti sebagai penyegaran organisasi. Lebih dari itu, perubahan komposisi jajaran diharapkan mampu memperkuat koordinasi, meningkatkan profesionalisme, serta menghadirkan pelayanan hukum yang semakin responsif bagi masyarakat.

Pesan utama yang disampaikan Taufan dalam pelantikan tersebut adalah pentingnya menjaga integritas dan profesionalisme dalam setiap pelaksanaan tugas.

Jajaran Kejati Lampung dituntut mampu menjawab berbagai tantangan penegakan hukum sekaligus mempertahankan kepercayaan masyarakat terhadap institusi Adhyaksa. (Mln/*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *