KPK OTT 14 Pejabat dan Pegawai BNPB

Disita Uang Rp1, 4 M dan Logam Mulia

Hukrim, Nasional27 Dilihat

CAHYAMEDIA (JAKARTA) — KPK RI melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) di lingkungan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Selasa (13/10/2026). Lembaga antirasuah ini mengamankan 14 orang yang salah satunya Sekretaris Utama (Sestama) BNPB, Rustian.

Mereka yang amankan masih menjalani pemeriksaan intensif di Gedung Merah Putih KPK. Kasus rasuah ini diduga berkaitan erat dengan suap dan gratifikasi proyek pengadaan barang dan jasa di lingkungan BNPB.

Dalam operasi senyap yang ke-22 sepanjang tahun 2026, KPK menyita barang bukti berupa uang tunai senilai sekitar Rp1,4 miliar serta sejumlah logam mulia (berupa emas batangan dan tabungan emas).

Pimpinan KPK tengah melakukan gelar perkara (ekspose) malam ini untuk merumuskan konstruksi perkara secara mendetail dan menetapkan status hukum mereka sebagai tersangka dalam waktu 1×24 jam sesuai ketentuan KUHAP.

Melalui juru bicaranya, pihak BNPB menyatakan menghormati proses hukum yang sedang berjalan di KPK dan berkomitmen untuk bersikap kooperatif memberikan data yang dibutuhkan, tanpa melakukan intervensi apa pun.

“BNPB menghormati sepenuhnya proses dan prosedur hukum yang sedang dilakukan oleh KPK,” ungkap Plt Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton SP Panjaitan dalam keterangannya.

Dia mengatakan menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah. BNPB juga berkomitmen kooperatif dan akan memberikan dukungan data serta akses informasi yang diperlukan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.l

Berton menyebut pimpinan BNPB telah menginstruksikan inspektorat untuk melakukan penelusuran internal. Selain itu, pimpinan BNPB juga memerintahkan pengamanan dokumen sebagai bentuk pengawasan.

“BNPB meminta masyarakat dan media untuk menunggu hasil resmi dari APH dan tidak berspekulasi. BNPB menegaskan komitmen untuk memperkuat tata kelola, integritas, dan penguatan pengawasan internal,” katanya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *