Pasokan Solar Ditambah Jadi 2.800 KL per Hari di Lampung

CAHYAMEDIA (BANDARLAMPUNG) — Pertamina Patra Niaga memastikan sudah menambah pasokan solar subsidi di wilayah Lampung.

Penambahan pasokan solar subsidi di kisaran 200-300 kiloliter per hari.

Sebelumnya Pemprov Lampung mengajukan penambahan pasokan solar subsidi kepada BPH Migas.

Usulan tersebut dilakukan menyusul fenomena panjangnya antrean kendaraan di sejumlah SPBU yang ada di Lampung dalam beberapa pekan terakhir.

Antrean kendaraan yang hendak mengisi solar terlihat di sejumlah titik, seperti SPBU Tanjung Senang di Jalan Soekarno-Hatta (Bypass), SPBU Jalan ZA Pagar Alam depan kampus UBL, SPBU Jalan Sultan Agung, SPBU Jalan Imam Bonjol, hingga SPBU di wilayah Rajabasa Nunyai.

Sedangkan pemandangan antrean truk logistik kerap terlihat di SPBU yang ada di sepanjang Bypass.

Untuk mengatasi kondisi tersebut, Pertamina Patra Niaga menyatakan telah menambah pasokan solar untuk wilayah Lampung.

Sales Branch Manager Rayon 3 Fuel Lampung Pertamina Patra Niaga, Muhammad Alwan Azhari, mengatakan, pihaknya menambah pasokan solar subsidi di Lampung menjadi 2.700-2.800 KL per hari.

Sementara pada periode sebelumnya (Mei-Agustus 2026), pasokan solar di Lampung rata-rata sebesar 2.500 KL per hari.

“Dari Pertamina, kami sudah melakukan penambahan pasokan BBM. Per September ini, pasokan BBM yang di bulan sebelumnya, Mei sampai Agustus, rata-rata 2.500 kiloliter per hari untuk solar, sekarang sudah kita tambah menjadi 2.700 sampai 2.800 kiloliter per hari,” kata Alwan di sela sidak ke SPBU di Bandar Lampung, Rabu (16/9/2026).

Penambahan pasokan tersebut diharapkan dapat memenuhi kebutuhan masyarakat terhadap solar.

“Harapannya, dengan stok yang sudah kita tambah, kebutuhan masyarakat ini dapat terpenuhi,” ujarnya.

Alwan menambahkan, Pertamina bersama pemerintah daerah dan aparat penegak hukum melakukan sidak sekaligus monitoring di SPBU untuk memastikan penyaluran BBM bersubsidi sesuai dengan peruntukannya.

“Kami juga bersama dengan pemerintah daerah dan aparat penegak hukum bersama-sama melakukan monitoring untuk memastikan penyaluran BBM ini sesuai dengan peruntukannya,” tambahnya.

Terkait ketersediaan stok, Alwan memastikan pasokan di depot tersedia. Pertamina juga terus menjaga pasokan melalui kedatangan kapal. (Mln/*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *