Pemprov Lampung Gelar Pasar Murah di 128 Titik

Pastikan Ketersediaan Pangan

CAHYAMEDIA (BANDARLAMPUNG) — Beras SPHP menjadi komoditas paling laris saat Pemprov Lampung menggelar pasar murah di 128 titik sepanjang Juli 2026.

Komoditas itu paling banyak diburu warga yang datang karena dijual dengan harga lebih murah dibandingkan di pasaran.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Lampung M Zimmi Skil mengatakan, beras SPHP dijual Rp 58.000 per kemasan 5 kilogram.

Dia menambahkan, kebutuhan pangan yang pokok disediakan oleh pemerintah untuk menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok sekaligus mendukung pengendalian inflasi daerah.

“Kegiatan ini adalah langkah pemerintah dalam memastikan ketersediaan pasokan pangan serta meningkatkan keterjangkauan harga bahan pokok bagi masyarakat,” ungkapnya, Sabtu (1/8/2026).

Zimmi menjelaskan, Gerakan Serentak Penetrasi Pasar ini menjadi salah satu upaya pemerintah menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok, memastikan ketersediaan pasokan pangan, dan meningkatkan keterjangkauan harga bagi masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut, masyarakat dapat membeli berbagai kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau, yakni minyak goreng Rp 15.500 per liter, dan gula pasir Rp 17.500 per kilogram. Kemudian, beras SPHP Rp58 ribu per kemasan lima kilogram, serta tepung terigu Rp9 ribu per kilogram.

Sebanyak 128 titik pasar murah tersebar di seluruh daerah di Lampung. Kota Bandar Lampung menjadi daerah dengan lokasi terbanyak, yakni 16 titik.

Sedangkan Kabupaten Tanggamus, Mesuji, Pesawaran, Lampung Barat, Pringsewu, Tulang Bawang Barat, Pesisir Barat, Lampung Tengah, Lampung Selatan, Way Kanan, Lampung Timur, Tulang Bawang, Lampung Utara, dan Kota Metro masing-masing melaksanakan kegiatan di delapan titik.

Menurut Zimmi, penyelenggaraan pasar murah di berbagai daerah diharapkan dapat menjaga keterjangkauan harga bahan pokok, memperkuat daya beli masyarakat, serta membantu menjaga stabilitas pasokan pangan di Provinsi Lampung. (Mln/*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *