Pemprov Lampung Perkuat Edukasi Lingkungan di Sekolah untuk Cegah Karhutla

CAHYAMEDIA (BANDARLAMPUNG) — Pemerintah Provinsi Lampung memperkuat edukasi lingkungan di sekolah sebagai bagian dari upaya jangka panjang mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Langkah tersebut dilakukan melalui Program Adiwiyata dengan melibatkan Saka Kalpataru dan Pramuka Peduli.

Penguatan edukasi lingkungan diarahkan untuk membentuk kepedulian peserta didik terhadap kelestarian lingkungan sejak usia dini. Program tersebut diharapkan tidak hanya memberikan pemahaman mengenai lingkungan, tetapi juga mendorong peserta didik menerapkan kebiasaan positif dalam kehidupan sehari-hari.

Dalam sambutan tertulis Gubernur Lampung yang dibacakan Staf Ahli Gubernur Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia (SDM), Lukman Pura, pada Apel Mingguan di Lapangan Korpri, Senin (21/9/2026), Gubernur meminta agar pendidikan lingkungan tidak hanya berorientasi pada pengetahuan.

Menurutnya, edukasi harus mampu membangun kebiasaan menjaga lingkungan yang dapat diterapkan peserta didik baik di sekolah maupun di rumah.

Gubernur menyebut kebiasaan menjaga lingkungan dapat dimulai dari berbagai tindakan sederhana. Peserta didik didorong untuk menjaga kebersihan lingkungan, memilah sampah, serta mengurangi perilaku yang dapat berdampak negatif terhadap lingkungan.

Selain itu, peserta didik juga diajak menghemat penggunaan air dan energi dalam aktivitas sehari-hari. Kegiatan menanam dan merawat pohon turut didorong sebagai bentuk kepedulian terhadap kelestarian lingkungan.

Penguatan edukasi lingkungan dinilai semakin penting di tengah kondisi kemarau panjang yang meningkatkan potensi terjadinya kebakaran di sejumlah wilayah Lampung. Melalui keterlibatan sekolah, Saka Kalpataru, dan Pramuka Peduli, upaya pencegahan karhutla diharapkan dapat dilakukan secara berkelanjutan.

Pemprov Lampung berharap pembiasaan menjaga lingkungan sejak di bangku sekolah dapat membentuk generasi yang memiliki kepedulian terhadap alam. Edukasi tersebut menjadi salah satu bagian dari upaya membangun kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungan dan mencegah karhutla sejak dini. (Mln/*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *