Pemprov Lampung Siapkan Pompa Irigasi Hadapi Musim Kemarau

CAHYAMEDIA (BANDARLAMPUNG) — Pemerintah Provinsi Lampung menyiapkan langkah antisipasi menghadapi ancaman kekeringan akibat fenomena El Nino. Pemantauan ketat terus dilakukan pada sejumlah wilayah pertanian yang rawan terdampak musim kemarau.

Koordinasi lintas sektor makin dipertajam guna meminimalkan risiko penurunan hasil panen komoditas pangan utama. Pengoperasian sarana pendukung pertanian mulai disiagakan secara masif di titik-titik rawan krisis air.

Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal mengonfirmasi kesiapan infrastruktur pengairan untuk membantu pengairan sawah warga. Pihaknya menjamin koordinasi penanganan kekeringan berjalan cepat demi mengamankan pasokan pangan daerah secara berkelanjutan.

“Pompa irigasi sudah mulai dijalankan dan kami terus memantau titik yang berpotensi mengalami kekeringan,” ungkap Mirza, Sabtu (1/8/2026).

Penanganan darurat disiapkan secara cermat agar lahan pertanian tidak mengalami gagal panen akibat kekurangan air. Pemprov Lampung bersama instansi terkait mendistribusikan alat bantu pompanisasi secara merata ke wilayah terdampak.

Langkah mitigasi ini diharapkan mampu menjaga ketersediaan air pasokan irigasi hingga periode kemarau berakhir. Keberhasilan penanganan kekeringan sangat bergantung pada kecepatan respons petugas teknis di lapangan.

Petani diimbau untuk aktif melaporkan kendala debit air kepada dinas terkait di daerah masing-masing. Kesiapsiagaan bersama diyakini mampu mempertahankan stabilitas produksi pertanian Lampung dari ancaman cuaca ekstrem. (Mln/*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *