Ratusan Masyarakat Pringsewu Padati Arena Gruput

Meriahkan Puncak Peringatan Hari Tani Nasional 2026

CAHYAMEDIA (PRINGSEWU) — Ratusan masyarakat Kabupaten Pringsewu memadati arena Gruput, Kompleks Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pringsewu, Minggu (25/10/2026) pagi, untuk memeriahkan Puncak Peringatan Hari Tani Nasional 2026.

Kegiatan yang digelar DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Pringsewu tersebut, dikemas dalam pesta rakyat petani.

Sejumlah kegiatan menarik digelar, di antaranya kontes domba ekstrem dan entok hias yang menarik perhatian masyarakat.

Bupati Pringsewu Riyanto Pamungkas mengatakan, sektor pertanian dan peternakan memiliki potensi besar untuk dikembangkan guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Riyanto menyampaikan bahwa Kabupaten Pringsewu memiliki populasi domba dan kambing sekitar 99.000 ekor.

Potensi tersebut dinilai perlu terus dikembangkan agar memberikan nilai tambah bagi perekonomian daerah.

“Alhamdulillah, Pringsewu juga mengembangkan peternakan domba dan kambing. Sekarang populasi di Pringsewu ada 99 ribu ekor domba maupun kambing,” ungkap Riyanto.

Menurut dia, pemerintah daerah juga tengah mendorong pengembangan usaha yang dapat mengoptimalkan hasil peternakan, sehingga tidak hanya bertumpu pada pemeliharaan ternak, tetapi juga mampu memberikan manfaat ekonomi yang lebih luas.

Kontes domba ekstrem dan entok hias menjadi salah satu daya tarik dalam peringatan tersebut.

Selain menjadi hiburan bagi masyarakat, kegiatan ini turut memperlihatkan potensi peternakan yang berkembang di Kabupaten Pringsewu.

Riyanto juga menyinggung persoalan ketersediaan air bagi petani, terutama untuk mendukung kegiatan pertanian dan pengembangan lahan sawah baru.

Ia berharap potensi sumber daya air yang ada dapat dimanfaatkan lebih optimal untuk menunjang produktivitas pertanian.

Salah satu yang disorot ialah pemanfaatan Waduk Way Sekampung bagi kebutuhan pertanian di Pringsewu.

Menurut Riyanto, meskipun waduk tersebut berada di wilayah Pringsewu, pemanfaatannya diharapkan dapat turut mendukung kebutuhan petani setempat.

Selain itu, Pemkab Pringsewu mengusulkan pembangunan bendungan di Sungai Way Wayah untuk mendukung rencana pencetakan sekitar 1.000 hektare sawah baru di Kecamatan Pagelaran Utara.

“Kami kalau cetak sawahnya saja enggak mau. Cetak sawah plus bendungannya, jadi harus dengan bendungannya sekalian,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, Riyanto juga mengapresiasi kebijakan pemerintah pusat terkait penyaluran pupuk bersubsidi yang dinilainya semakin memudahkan petani.

“Urusan pupuk sudah lebih baik. Berkat kebijakan Presiden Prabowo Subianto, pupuk bersubsidi sudah turun. Bukan hanya mudah, tetapi juga turun. Cukup bawa KTP, maka akan selesai masalah pupuk,” jelasnya.

Puncak Hari Tani Nasional 2026 di Pringsewu berlangsung pada 24–25 Oktober 2026 dengan mengusung tema “Petani Berdaulat dan Sejahtera”.

Kegiatan, tambahnya, menjadi momentum untuk mempererat kebersamaan masyarakat sekaligus mendorong perhatian terhadap potensi dan persoalan sektor pertanian di daerah. (Tab)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *