Wagub Jihan Groundbreaking Perbaikan Jalan Provinsi di Tubaba

CAHYAMEDIA (TUBABA) – Pemerintah Provinsi Lampung resmi memulai pembangunan dan perbaikan jalan provinsi di Kabupaten Tulang Bawang Barat yang ditandai dengan pelaksanaan groundbreaking pada Selasa siang. Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela meninjau langsung dimulainya pengerjaan pada ruas Bandar Sakti–SP Daya Murni sebagai bagian dari prioritas pembangunan infrastruktur tahun 2026.

Selain ruas tersebut, perbaikan juga dilakukan pada ruas SP Daya Murni–Gunung Batin dengan total alokasi anggaran mencapai Rp38,5 miliar untuk empat paket pekerjaan. Proyek ini menggunakan konstruksi flexible pavement yang pengerjaannya difokuskan pada titik-titik kerusakan guna meningkatkan kemantapan jalan di wilayah tersebut.

Pembangunan infrastruktur jalan ini merupakan kunci utama dalam menggerakkan ekonomi masyarakat desa, terutama pada sentra komoditas unggulan seperti kelapa sawit, jagung, padi, dan ubi kayu. Pemerintah Provinsi Lampung memproyeksikan tingkat kemantapan jalan di Tulang Bawang Barat akan meningkat signifikan hingga mencapai 70,56 persen pada akhir tahun ini.

Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela menegaskan komitmen pemerintah untuk melanjutkan pembangunan secara konsisten hingga mencapai target kemantapan 98 persen di seluruh kabupaten pada tahun 2029. Ia meminta seluruh penyelenggara pembangunan bekerja dengan integritas tinggi dan sesuai dengan spesifikasi teknis yang telah disepakati dalam kontrak.

“Jalan ini bukan sekadar kebutuhan konektivitas, tetapi menjadi salah satu kunci bergeliatnya ekonomi masyarakat agar efektivitas perputaran uang bisa sampai ke meja makan warga,” ungkap Jihan Nurlela, Rabu (29/4/2026).

Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMBK) Provinsi Lampung M. Taufiqullah menjelaskan bahwa pekerjaan fisik telah dimulai sejak awal April dan progresnya terus berjalan positif. Selain perbaikan badan jalan, pihak kedinasan juga membangun sistem drainase guna memastikan daya tahan aspal tetap terjaga dari genangan air.

“Pekerjaan ini tidak hanya perbaikan badan jalan, tetapi juga dilengkapi dengan drainase dan insya Allah jika berjalan lancar bulan depan sudah kita selesaikan,” jelas M. Taufiqullah.

Pemerintah turut mengimbau masyarakat dan pelaku usaha untuk berperan aktif dalam menjaga kondisi jalan dengan mengawasi kendaraan yang melebihi kapasitas atau Over Dimension Over Load (ODOL). Sinergi antara pemerintah daerah dan warga diharapkan mampu menjaga umur pakai infrastruktur yang telah dibangun demi kelancaran distribusi logistik daerah. (Mln/Adpim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *