Wagub Jihan Jadi Narasumber Indonesia Future Leader

Refleksi Dua Tahun Pemerintahan Presiden Prabowo yang Digelar Total Politik

CAHYAMEDIA (JAKARTA) – Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela menjadi narasumber dalam forum Indonesia Future Leader bertema “Refleksi Dua Tahun Pemerintahan Prabowo” yang diselenggarakan media siber Total Politik di kantor Total Politik, Jakarta, Kamis (15/10/2026).

Forum ini menjadi ruang diskusi untuk merefleksikan perjalanan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto selama dua tahun, termasuk pelaksanaan kebijakan nasional dan dampaknya terhadap pembangunan di daerah.

Dalam kesempatan tersebut, Jihan bersama sejumlah kepala daerah membahas dampak kebijakan pemerintah pusat terhadap pembangunan dan kehidupan masyarakat di daerah masing-masing. Pembahasan mencakup berbagai sektor yang berkaitan langsung dengan kebutuhan masyarakat, mulai dari penguatan ekonomi hingga peningkatan layanan publik.

Di Lampung, dukungan pemerintah pusat turut mendorong pembangunan di sejumlah sektor strategis. Pada sektor pangan, petani kini tidak lagi menghadapi kelangkaan pupuk bersubsidi, sementara petani ubi kayu memperoleh akses pupuk bersubsidi melalui intervensi pemerintah pusat.

Pembangunan infrastruktur melalui Instruksi Presiden Jalan Daerah (IJD), serta dukungan di bidang pendidikan dan kesehatan, juga membantu daerah memenuhi kebutuhan masyarakat. Di sisi lain, pertumbuhan ekonomi dan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Lampung meningkat, sementara angka kemiskinan menurun.

Meski demikian, Jihan menyampaikan bahwa menjaga keberlanjutan pembangunan di tengah penyesuaian Transfer ke Daerah (TKD) tetap menjadi tantangan bagi pemerintah daerah. Menurutnya, kondisi tersebut bukan sekadar efisiensi, melainkan penyesuaian anggaran yang menuntut kepala daerah lebih cermat mengelola sumber daya, menentukan prioritas, dan memperkuat koordinasi dengan berbagai pihak.

Ia menilai setiap daerah memiliki karakteristik, kapasitas fiskal, dan kebutuhan yang berbeda sehingga kebijakan anggaran tidak bisa diterapkan secara seragam. Karena itu, daerah perlu memiliki ruang untuk menyesuaikan kebijakan pembangunan dengan kondisi masing-masing. Jihan juga berharap daerah yang mampu mengelola sumber dayanya secara mandiri tetap diberikan kepercayaan dan ruang fiskal yang memadai.

Dalam menghadapi tantangan tersebut, pembangunan di Lampung tetap diarahkan untuk menjawab kebutuhan masyarakat. Alokasi pendidikan terus ditingkatkan, sementara pembangunan infrastruktur, khususnya perbaikan jalan dan jembatan, tetap menjadi perhatian pemerintah daerah. Menurut Jihan, kemampuan beradaptasi dan mengoptimalkan sumber daya menjadi penting agar penyesuaian anggaran tidak menghambat upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Jihan menilai kinerja pemerintahan tidak bisa dilihat secara hitam putih dalam waktu yang terbatas, mengingat masa pemerintahan belum mencapai setengah periode. Ke depan, kemampuan pemerintah pusat dan daerah untuk beradaptasi dengan dinamika nasional maupun global menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga keberlanjutan pembangunan.

Refleksi dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo ini diharapkan menjadi bahan evaluasi bersama untuk melihat capaian sekaligus mengidentifikasi hal-hal yang masih perlu ditingkatkan. Melalui forum ini, pertukaran pandangan antarkepala daerah diharapkan dapat memperkuat kolaborasi dalam mendorong pembangunan yang manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat.

Selain Wagub Jihan, forum tersebut menghadirkan Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi Todotua Pasaribu, Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Dardak, serta Wakil Gubernur Sumatera Barat Vasco Ruseimy sebagai narasumber. Adapun panelis penanggap yang hadir ialah Bupati Sidenreng Rappang Syaharuddin Arif, Bupati Tapanuli Tengah Masinton Pasaribu, Bupati Jember Muhammad Fawait, serta Wakil Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia Dzulfikar Ahmad Tawalla. (Mln/*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *