Wagub Jihan: Ketahanan Keluarga Jadi Prioritas Pembangunan Daerah

CAHYAMEDIA (BANDARLAMPUNG) — Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam upaya meningkatkan ketahanan keluarga sebagai salah satu fondasi penting pembangunan daerah.

“Ketahanan keluarga menjadi isu strategis dalam pembangunan Provinsi Lampung dan telah menjadi bagian dari prioritas pembangunan yang tertuang dalam dokumen perencanaan pembangunan daerah,” ungkap Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela di Bandarlampung, Jumat (9/10/2026).

Ia mengatakan, keluarga merupakan entitas terkecil dalam masyarakat yang memiliki peran fundamental dalam membentuk kualitas sumber daya manusia.

Ketika keluarga memiliki ketahanan yang kuat, dampak positifnya akan turut dirasakan dalam berbagai bidang, termasuk ekonomi, pendidikan, serta kehidupan sosial masyarakat.

“Isu tentang ketahanan keluarga itu menjadi isu yang sangat penting dan kami juga di dalam RPJMD, begitu RPJMN juga, ketahanan keluarga menjadi prioritas pembangunan daerah,” katanya.

Dia menjelaskan bahwa Pemerintah Lampung selama ini juga telah membangun kerja sama dengan berbagai instansi, termasuk instansi vertikal seperti BKKBN, dalam mendukung penguatan ketahanan keluarga.

“Berbagai persoalan sosial yang berkembang di masyarakat, seperti kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) dan perundungan (bullying), salah satunya berkaitan dengan kondisi ketahanan keluarga yang masih perlu diperkuat,” jelasnya.

Karena itu, perlu membangun sinergi dan kolaborasi lintas sektor dalam mendukung berbagai program pemerintah di bidang perempuan, anak, kesehatan, dan keluarga.

“Kita tidak selalu punya jangkauan tangan terhadap banyak hal, termasuk masyarakat di bawah. Itu yang mungkin kita perlu cross linking program sinerginya,” tambahnya.

Menurut dia, Pemerintah Provinsi Lampung siap memberikan dukungan terhadap pelaksanaan program yang mendukung ketahanan keluarga yang dapat disinergikan, baik melalui penyediaan narasumber maupun dukungan fasilitas.

Sejumlah fasilitas pemerintah provinsi dapat dimanfaatkan untuk kegiatan yang mendukung penguatan ketahanan keluarga dengan mengikuti mekanisme dan ketentuan yang berlaku.

“Kami berharap sinergi dapat segera ditindaklanjuti melalui program konkret yang menyentuh langsung masyarakat,” katanya.

Menurutnya, kolaborasi pemerintah dengan berbagai elemen masyarakat menjadi penting untuk memperluas jangkauan pembangunan, khususnya dalam membangun keluarga yang sehat, tangguh, dan mampu menjadi lingkungan yang aman bagi perempuan dan anak.

“Pemerintah Provinsi Lampung terbuka terhadap berbagai bentuk kolaborasi yang dapat memperkuat program pembangunan daerah sekaligus meningkatkan kualitas kehidupan keluarga di Provinsi Lampung,” terangnya. (Mln/*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *