Wagub Jihan Sebut 1.370 Orang Isi Skrining Melalui Website Peduli Tb Lampung

CAHYAMEDIA (BANDARLAMPUNG) — Wakil Gubernur (Wagub) Lampung Jihan Nurlela mengatakan 1.370 orang telah mengisi skrining tuberkulosis melalui website Peduli Tb Lampung.

“Kami terus berupaya mendorong percepatan penanganan tuberkulosis, dengan memastikan setiap hasil skrining yang masuk melalui website Peduli TB Lampung ditindaklanjuti hingga tahap pemeriksaan dan pencatatan kasus,” jelasnya di Bandarlampung, Selasa (6/10/2026).

Ia mengatakan Tim Percepatan Penanggulangan Tuberkulosis (TP2TB) mencatat hingga saat ini, lebih dari 1.370 orang telah mengisi skrining melalui platform tersebut.

Data hasil skrining tersebut selanjutnya perlu ditindaklanjuti, khususnya terhadap masyarakat yang masuk dalam kelompok berisiko atau menunjukkan dugaan tuberkulosis.

Dengan tindak lanjut hasil skrining website Peduli TB Lampung, akan mempercepat penanganan dan penemuan kasus.

“Telah diinstruksikan agar hasil skrining tidak berhenti pada pendataan, tetapi dilanjutkan dengan pemantauan status pemeriksaan,” katanya.

Ia meminta masyarakat yang telah menjalani pemeriksaan harus dicatat hasilnya, termasuk apabila ditemukan kasus tuberkulosis, dan yang belum menjalani pemeriksaan perlu kembali ditindaklanjuti oleh kader tuberkulosis.

“Suspek jangan dilepas, dan yang sudah diperiksa dicatat hasilnya, yang belum diperiksa harus terus dikejar oleh kader tuberkulosis,” terangnya.

Dia menjelaskan untuk memastikan proses tersebut berjalan secara berkelanjutan, perlu pula pembaruan data secara berkala dari setiap kabupaten dan kota.

Perkembangan tersebut mencakup jumlah masyarakat yang telah melakukan skrining, hasil skrining yang menunjukkan dugaan tuberkulosis, jumlah yang telah menjalani pemeriksaan, hingga kasus yang ditemukan.

“Setiap minggu harus ada progres. Kita harus tahu perkembangan tiap pekan di masing-masing kabupaten dan kota, sehingga setiap suspek benar-benar mendapatkan tindak lanjut,” ujarnya.

Menurut dia, pemantauan secara rutin diperlukan agar proses penanggulangan TB berjalan secara berkesinambungan, mulai dari skrining, pemeriksaan, penemuan kasus, hingga tindak lanjut penanganan di lapangan.

Melalui pemantauan tersebut, Pemerintah Provinsi Lampung bersama TP2TB diharapkan dapat memastikan data skrining menjadi dasar tindakan nyata dalam mempercepat penemuan dan penanganan kasus tuberkulosis di Provinsi Lampung. (Mln/*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *