Wagub Jihan Tinjau Penanganan Longsor Simpang Umbar–Putih Doh

CAHYAMEDIA (TANGGAMUS) — Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela meninjau langsung penanganan longsor di ruas jalan Simpang Umbar–Putih Doh, Kabupaten Tanggamus, Kamis (26/2/2026).

Ruas jalan tersebut merupakan jalur strategis yang menghubungkan aktivitas ekonomi masyarakat sekaligus akses menuju kawasan wisata unggulan di pesisir Tanggamus.

Peninjauan dilakukan bersama Wakil Bupati Tanggamus Agus Suranto, didampingi Kadis BMBK Lampung, M Taufiqullah serta jajaran Pemerintah Provinsi Lampung serta Pemerintah Kabupaten Tanggamus. Dalam kunjungan tersebut, Jihan memastikan proses rekonstruksi pada badan jalan yang terdampak longsor telah berjalan di lapangan.

“Kita hari ini meninjau rekonstruksi sepanjang jalan. Longsor ini langsung kita kerjakan, tidak menunggu lama,” ujar Jihan.

Ia menjelaskan, ruas Simpang Umbar–Putih Doh sebelumnya baru selesai direkonstruksi pada 2025 dan rampung pada September tahun lalu. Namun, tidak lama setelah pekerjaan selesai, bencana longsor kembali terjadi dan merusak sebagian badan jalan.

Menurutnya, kerusakan tersebut murni disebabkan faktor alam. Tim Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMBK) Provinsi Lampung melalui Unit Reaksi Cepat (URC) pun langsung diterjunkan untuk melakukan penanganan darurat di lokasi.

“Ini memang longsor akibat bencana alam. Ruas ini baru kita benahi tahun 2025, selesai September. Tidak lama kemudian terjadi longsor lagi. Teman-teman dari BMBK melalui URC hari ini menangani langsung,” jelasnya.

Dalam penanganan longsor tersebut, pemerintah merencanakan pembangunan 10 trap di empat titik rawan guna memperkuat struktur lereng jalan. Hingga saat ini, lima trap telah selesai dikerjakan, sementara lima titik lainnya ditargetkan rampung dalam waktu sekitar satu bulan ke depan.

Pekerjaan meliputi pemasangan buis beton untuk memperbaiki sistem drainase lereng, penguatan struktur penahan tanah, serta langkah mitigasi guna mengantisipasi longsor susulan. Terkait target penyelesaian, Jihan menyebut pengerjaan diperkirakan berlangsung sekitar satu bulan. Pemerintah Provinsi Lampung berupaya agar pekerjaan dapat selesai sebelum Hari Raya Idulfitri, meskipun ia mengakui target tersebut cukup menantang.

“Kita targetkan sekitar satu bulan. Berusaha sebelum Lebaran, tapi rasanya tidak selesai kalau sampai sebelum Lebaran,” ungkap Jihan.

Penanganan ruas Simpang Umbar–Putih Doh dinilai penting karena jalan tersebut menjadi akses vital masyarakat sekaligus jalur menuju destinasi wisata seperti Teluk Kiluan dan Pantai Gigi Hiu. Pemerintah Provinsi Lampung menegaskan komitmennya untuk mempercepat perbaikan agar konektivitas wilayah tetap terjaga serta aktivitas masyarakat dapat berjalan normal. (Mln/*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *