Banjir Kepung Bandar Lampung, Ketinggian Air Capai hingga Pinggang Orang Dewasa

Bandar Lampung14 Dilihat

CAHYAMEDIA (BANDARLAMPUNG) — Banjir melanda kepung Bandar Lampung usai wilayah tersebut diguyur hujan deras sejak Selasa (14/4/2026) sore hingga malam hari.

Hujan deras yang mengguyur Kota Bandar Lampung pada Selasa (14/4/2026) sejak sore sekitar pukul 17.30 WIB hingga malam hari, menyebabkan banjir di sejumlah wilayah. Ketinggian air mencapai pinggang orang dewasa di beberapa titik.

Berdasarkan data yang dihimpun, genangan air merendam hampir seluruh kecamatan di Kota Bandarlampung. Luapan air tak terbendung, diduga akibat saluran drainase yang tersumbat sampah sehingga tidak mampu menampung debit air hujan.

Hingga pukul 20.27 WIB, hujan dengan intensitas tinggi masih terus mengguyur. Akibatnya, genangan semakin meluas dan mulai mengganggu aktivitas warga, termasuk di sejumlah ruas jalan protokol yang ikut tergenang.

Sejumlah wilayah yang terdampak cukup parah di antaranya Kecamatan Kedamaian, Sukarame, Rajabasa, Teluk Betung, Antasari, Sukabumi, Kedaton, hingga Pahoman. Ketinggian air bervariasi, mulai dari setinggi betis hingga mencapai pinggang orang dewasa.

Kondisi tersebut membuat arus lalu lintas tersendat, bahkan beberapa kendaraan terpaksa berhenti karena tidak berani menerobos genangan.

Salah seorang warga Kedamaian, Helmi (32), mengatakan banjir datang dengan cepat setelah hujan deras mengguyur.

“Airnya cepat sekali naik, belum ada satu jam sudah setinggi pinggang. Biasanya nggak separah ini,” ungkapnya, Selasa (14/4/2026).

Sementara itu, warga Sukarame, Levi (27), mengaku genangan air mulai masuk ke dalam rumahnya sehingga memaksa keluarga mengamankan barang-barang.

“Kami panik karena air masuk rumah. Barang-barang langsung kami angkat ke tempat lebih tinggi,” jelasnya.

Dia berharap pemerintah segera melakukan pembenahan saluran air agar banjir tidak terus berulang.

“Setiap hujan deras pasti banjir. Harapannya drainase diperbaiki dan sampah juga lebih dikontrol,” ungkapnya.

Hingga malam hari, warga masih berjibaku dengan genangan air yang belum surut, sembari berharap hujan segera reda dan banjir cepat teratasi. (Mln/*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *