Gubernur Mirza Tegaskan Pentingnya Rasa Aman sebagai Fondasi Pembangunan Daerah

CAHYAMEDIA (BANDARLAMPUNG) — Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menegaskan bahwa rasa aman dan ketertiban merupakan fondasi penting dalam pembangunan. Menurutnya, pembangunan tidak hanya bergantung pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga pada terciptanya lingkungan yang aman bagi masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal saat menjadi Pembina Apel Akbar Kemah Bhakti Satya Linmas, yang berlangsung di Bumi Perkemahan Pramuka Kota Bandar Lampung, Kamis (24/9/2026).

Dalam kegiatan tersebut, juga dilakukan Pengukuhan DPC Asosiasi Perlindungan Masyarakat Indonesia (ASLINMAS) Kota Bandar Lampung, DPC Aslinmas se-Provinsi Lampung, serta DPC Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (ABPEDNAS) Kota Bandar Lampung.

Gubernur Mirza menyampaikan bahwasannya tidak ada pembangunan tanpa keamanan, tidak ada investasi yang datang tanpa ketertiban, tidak ada desa yang berkembang kalau masyarakatnya hidup dalam rasa khawatir.

“Rasa aman itu bukan hanya tugas aparat. Rasa aman lahir dari kepedulian orang-orang yang memilih hadir ketika masyarakat membutuhkan,” ujar Gubernur Mirza.

Ia mengatakan, masyarakat tidak hanya membutuhkan jalan, jembatan, dan gedung sebagai hasil pembangunan, tetapi juga jaminan keamanan dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.

Gubernur Mirza menuturkan bahwasannya anggota Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas), Badan Permusyawaratan Desa (BPD), dan pengurus ABPEDNAS memiliki peran penting karena berada dekat dengan masyarakat.

Anggota Satlinmas dan BPD menjadi pihak yang dapat mengetahui persoalan masyarakat lebih awal, hadir saat terjadi bencana, serta membantu menjaga keberlangsungan kehidupan desa.

“Saudara-saudara yang pertama mengetahui ketika ada persoalan, yang pertama hadir ketika ada bencana, dan yang menjaga agar kehidupan desa tetap berjalan dengan baik. Itulah pengabdian yang sesungguhnya,” katanya.

Lanjut, Gubernur Mirza menjelaskan Permendagri Nomor 11 Tahun 2023 menyatakan bahwa peran Satlinmas hari ini sudah jauh berkembang. Bukan hanya sekadar membantu urusan keamanan, tetapi menjadi bagian dari pelayanan kepada masyarakat.

“Satlinmas hadir dengan pendekatan yang humanis. Menenangkan ketika ada persoalan, melindungi ketika ada ancaman, dan membantu ketika masyarakat membutuhkan,” jelasnya.

*Kemah Bhakti Perkuat Kapasitas dan Kesiapsiagaan*

Gubernur Mirza menuturkan kegiatan Kemah Bhakti Satya Linmas penting untuk membangun disiplin, meningkatkan kapasitas, memperkuat solidaritas, dan mengasah kesiapsiagaan anggota.

Menurutnya, tantangan ke depan membutuhkan kesiapan dan penguatan komitmen dari seluruh unsur yang terlibat dalam pelayanan masyarakat.

“Hari ini kita mengukuhkan ASLINMAS dan ABPEDNAS. Bagi saya, pengukuhan bukan sekadar seremoni. Bukan hanya memasang pin. Bukan hanya menyerahkan pataka, tetapi memperbarui komitmen. Ada amanah yang harus dijaga, ada masyarakat yang harus kita layani, dan ada desa yang harus dibantu untuk dimajukan,” tegasnya.

Lebih dari itu, Gubernur Mirza menuturkan bahwa Pemerintah Provinsi Lampung terus melakukan pembangunan dari desa. Karena kami sadar, kami yakin, desa atau kelurahan yang kuat akan menjadikan Lampung yang kuat.

“Pembangunan bukan hanya membangun fisik, pembangunan yang terpenting adalah pembangunan kemanusiaan. Kami percaya, Kalau desa aman, ekonomi bergerak, masyarakat merasa terlindungi, usaha akan tumbuh. Kalau pelayanan semakin dekat, kepercayaan masyarakat juga akan semakin kuat, Dan ketika kepercayaan tumbuh, pembangunan akan berjalan jauh lebih cepat,” yakinnya.

Menutup sambutannya, Gubernur Mirza mengajak Aslinmas, Abpednas dan seluruh anggota BPD menjadi jembatan aspirasi masyarakat. Bangun desa dengan musyawarah, bangun kelurahan dengan musyawarah, selalu rawat kebersamaan.

“Desa dan kelurahan yang maju selalu dibangun oleh orang-orang yang mau bekerja bersama,” tutupnya.

Dalam kesempatan yang sama, Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni Raffi Ahmad, yang juga menjadi Pembina Apel mengucapkan selamat kepada seluruh pengurus DPC Aslinmas se-Provinsi Lampung dan DPC Abpednas Kota Bandar Lampung yang hari ini dikukuhkan.

“Salam hormat dari Bapak Presiden, Bapak Prabowo. Karena ini selaras dengan Asta Cita ke-6 Presiden Prabowo Subianto: Pembangunan dimulai dari desa, dari bawah, untuk memperkuat pemerataan ekonomi serta mempercepat pemberantasan kemiskinan. Itu sangat penting sekali,” terangnya.

Raffi menuturkan Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) merupakan kekuatan yang sangat kuat yang hadir di tengah-tengah kita semua, yang hadir yang sangat membaur dengan masyarakat.

“Dan penting juga kepada DPC Abpednas Kota Bandar Lampung yang hari ini dikukuhkan, jadikanlah Abpednas ini menjadi rumah untuk menyerap aspirasi dan juga mengawasi kinerja pemerintah desa. Dan juga teman-teman di BPD harus mengawal pembangunan desa sejak perencanaan hingga pertanggungjawaban,” tuturnya.

Kegiatan ini turut dihadiri Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen (Jamintel) Kejaksaan Agung Republik Indonesia Reda Manthovani, Anggota DPD RI Sulawesi Tenggara, La Ode Umar Bonte, Ketua Umum DPP ABPEDNAS, Indra Utama, Sekretaris Jenderal (Sekjen) Aslinmas Indonesia Adhitya Yusma Perdana, Ketua Umum DPP Srikandi Jaga Desa, Ella Nurlaela Tubagus, Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Hidayat Arsani, Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, jajaran Forkopimda Provinsi Lampung, dan undangan terkait. (Mln/*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *