Gubernur Mirza Tinjau Uji Kompetensi 2.674 Guru di Bandarlampung

Lampung, Pendidikan184 Dilihat

CAHYAMEDIA (BANDARLAMPUNG) — Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menegaskan pentingnya peran guru dalam mencetak generasi emas Indonesia saat meninjau pelaksanaan Uji Kompetensi Guru atau UKG di SMA Negeri 9 Bandarlampung, Sabtu (18/10/2025).

Sebanyak 2.674 guru dari 35 SMA unggul serta guru SMA, SMK, dan SLB di Kota Bandar Lampung mengikuti kegiatan tersebut.

Pelaksanaan UKG dibagi di dua lokasi, yakni SMA Negeri 9 Bandar Lampung dengan 1.333 peserta dan SMA Negeri 5 Bandar Lampung dengan 1.341 peserta.

Mirza mengatakan, peningkatan kompetensi guru menjadi fokus utama Pemprov Lampung dalam upaya memperkuat kualitas pendidikan dan menyiapkan generasi unggul di masa depan.

“Kami akan fokus meningkatkan SDM untuk menunjang Indonesia Emas. Peningkatan kualitas SDM dimulai dari SMA dan SMK yang ada sekarang,” ungkap Mirza.

Menurutnya, kualitas peserta didik sangat bergantung pada kualitas guru yang mengajar.

“Alat ungkit sebenarnya adalah guru. Maka untuk meningkatkan daya saing anak-anak kita, guru harus diperkuat kompetensinya,” tegasnya.

Ia menjelaskan, pelaksanaan UKG tahun ini juga menjadi pemetaan awal kemampuan guru di Lampung, mengingat kegiatan serupa terakhir kali dilaksanakan pada tahun 2015.

“Kita perlu peta yang lebih akurat. Kalau data siswa sudah kita miliki, kini kita ingin tahu bagaimana kompetensi guru. Dari situ baru bisa ditentukan treatment yang tepat,” jelas Mirza.

Mirza menambahkan, peningkatan kompetensi guru akan dilakukan secara merata di seluruh kabupaten dan kota di Lampung.

Guru yang hasil uji kompetensinya masih rendah akan mendapatkan pendampingan dan pelatihan tambahan.

“Treatment-nya disesuaikan dengan hasil UKG. Ada yang butuh penguatan teori, ada yang perlu peningkatan kemampuan praktis. Kita akan kumpulkan dan tingkatkan bersama,” ujarnya.

Pemerintah Provinsi Lampung, lanjut Mirza, menargetkan pemerataan kualitas guru di seluruh wilayah dengan standar kompetensi yang lebih tinggi.

“Tahun depan kualitas guru akan kita dongkrak. Kalau guru meningkat, otomatis kualitas murid juga meningkat,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung Thomas Amirico menyebut, UKG tahun ini diikuti 2.674 guru dari total 14.398 guru di Lampung.

“Selanjutnya uji kompetensi akan diperluas ke seluruh kabupaten/kota dengan melibatkan sekitar 14.398 guru,” kata Thomas.

Ia menjelaskan, uji kompetensi ini bertujuan untuk memetakan guru yang sudah memenuhi standar profesional dan yang masih perlu peningkatan kemampuan.

“Hasil asesmen ini menjadi dasar untuk tahap selanjutnya, seperti pelatihan TOT, bimtek, hingga pembelajaran lanjutan selama enam bulan,” ungkapnya. (Maulana/Adpim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *