Kepala Kemenag Khuzil Afwa Melakukan Pembinaan bagi ASN dan Non ASN di KKM MIN 4 Pringsewu

CAHYAMEDIA (PRINGSEWU) – Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pringsewu, H. Khuzil Afwa Kahuripan, S.H., M.H.I., melakukan pembinaan bagi ASN dan Non ASN di lingkungan Kelompok Kerja Madrasah (KKM) MIN 4 Pringsewu, Rabu (13/5/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Kasubbag TU, Kasi Pendidikan Islam, Pengawas Madrasah Kankemenag Pringsewu, KKM MIN 4 Pringsewu, serta 47 ASN dan Non ASN di lingkungan MIN 4 Pringsewu.

Kepala MIN 4 Pringsewu, Nova Antina, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat datang kepada jajaran Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pringsewu yang hadir dalam kegiatan tersebut.

Ia berharap pembinaan yang dilaksanakan dapat memberikan masukan, arahan, dan saran konstruktif guna meningkatkan kualitas pengelolaan dan pelayanan pendidikan di madrasah. Selain itu, ia juga menyampaikan harapan agar penguatan tenaga administrasi dapat terus dilakukan sehingga tugas-tugas administrasi tidak membebani guru secara berlebihan.

Dalam arahannya, Kepala Kantor Kemenag Pringsewu menegaskan pentingnya disiplin sebagai fondasi utama dalam pelaksanaan tugas dan fungsi ASN maupun Non ASN di lingkungan madrasah.

Menurutnya, disiplin tidak hanya berkaitan dengan kepatuhan terhadap aturan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membangun karakter serta sarana dakwah melalui keteladanan dalam bekerja.

“Disiplin harus diwujudkan dalam seluruh aspek pelaksanaan tugas, baik dalam proses pembelajaran, pelayanan kepada masyarakat, maupun tata kelola administrasi madrasah,” tegas Khuzil Afwa Kahuripan.

Ia juga menekankan pentingnya keaktifan guru dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan serta perlunya pengelolaan administrasi yang tertib dan berbasis data yang akurat.

Selain itu, Khuzil Afwa mengingatkan bahwa pelayanan prima harus menjadi budaya kerja di lingkungan madrasah.

Ia menilai kepala madrasah dituntut memiliki kemampuan multidimensi dalam menjalankan perannya sebagai pemimpin, manajer, motivator, sekaligus penggerak kemajuan lembaga pendidikan.

Kegiatan pembinaan berlangsung tertib dan penuh antusiasme, serta diakhiri dengan sesi diskusi bersama seluruh peserta yang hadir. (Tab)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *