Ketum DPP AWPI Hengki Ahmat Jazuli: Sumpah Pemuda Harus Menjadi Semangat Persatuan dan Integritas Generasi Bangsa

Momentum Hari Sumpah Pemuda ke-98, AWPI Ajak Generasi Muda Perkuat Persatuan, Profesionalisme, dan Tanggung Jawab untuk Indonesia

Nasional67 Dilihat

CAHYAMEDIA (JAKARTA) — Memperingati Hari Sumpah Pemuda yang jatuh pada 28 Oktober 2026, Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Asosiasi Wartawan Profesional Indonesia (DPP AWPI), Hengki Ahmat Jazuli, S.AP, SH, MH, CLAP, mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya generasi muda, untuk menjadikan semangat Sumpah Pemuda sebagai landasan dalam memperkuat persatuan, menjaga integritas, serta berkontribusi nyata bagi kemajuan bangsa Indonesia.

Dalam wawancara hari ini, Hengki menegaskan bahwa peringatan Sumpah Pemuda tidak seharusnya berhenti pada kegiatan seremonial dan pengibaran simbol-simbol kebangsaan. Lebih dari itu, momentum bersejarah ini harus menjadi pengingat bahwa persatuan, tanggung jawab, dan semangat kebangsaan merupakan fondasi penting dalam menghadapi berbagai tantangan zaman.

Menurutnya, generasi muda memiliki peran strategis dalam menentukan arah masa depan Indonesia. Karena itu, pemuda harus mampu mengembangkan kemampuan, menjaga moralitas, serta menggunakan teknologi dan informasi secara bijak untuk mendukung pembangunan dan menciptakan kehidupan masyarakat yang lebih baik.

Persatuan dan Integritas Menjadi Kunci

Hengki juga menekankan pentingnya menjaga persatuan di tengah keberagaman suku, agama, budaya, dan pandangan. Perbedaan, menurutnya, tidak boleh menjadi alasan untuk memecah belah bangsa, melainkan harus menjadi kekuatan dalam membangun Indonesia yang lebih maju dan berkeadilan.

Dalam konteks dunia pers, semangat Sumpah Pemuda juga relevan dengan tanggung jawab wartawan dalam menyampaikan informasi yang akurat, berimbang, dan dapat dipertanggungjawabkan. Profesionalisme, integritas, serta kepatuhan terhadap kode etik jurnalistik harus menjadi prinsip yang dijunjung tinggi oleh setiap insan pers.

Sebagai organisasi profesi wartawan, AWPI diharapkan terus mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia di bidang jurnalistik sekaligus menumbuhkan kesadaran kebangsaan di kalangan anggotanya.

Pemuda Harus Berani Berkontribusi Nyata

Peringatan Hari Sumpah Pemuda tahun ini menjadi momentum untuk memperkuat kembali komitmen bersama dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Hengki mengajak generasi muda agar tidak hanya menjadi penonton dalam perjalanan bangsa, tetapi turut mengambil peran melalui pendidikan, karya, inovasi, kegiatan sosial, serta kontribusi positif sesuai bidang masing-masing.

Semangat Sumpah Pemuda, lanjutnya, harus diwujudkan melalui tindakan nyata yang mengutamakan kepentingan bangsa di atas kepentingan pribadi maupun golongan.

Dengan semangat persatuan dan integritas, generasi muda diharapkan mampu menjadi kekuatan perubahan yang membawa Indonesia menuju masa depan yang lebih baik.

Momentum Refleksi Kebangsaan

Peringatan Hari Sumpah Pemuda setiap 28 Oktober mengingatkan bangsa Indonesia pada ikrar bersejarah tahun 1928, ketika para pemuda meneguhkan tekad untuk bertanah air satu, berbangsa satu, dan menjunjung bahasa persatuan, bahasa Indonesia.

Nilai-nilai tersebut tetap relevan hingga saat ini, terutama dalam menghadapi tantangan disinformasi, perpecahan sosial, dan perubahan teknologi yang semakin cepat.

Melalui momentum ini, DPP AWPI mengajak seluruh elemen bangsa untuk memperkuat persaudaraan, menjaga demokrasi, serta membangun budaya tanggung jawab dan profesionalisme demi Indonesia yang bersatu, berdaulat, adil, dan makmur.

Selamat Hari Sumpah Pemuda ke-98. Bersatu dalam perbedaan, bergerak dalam karya, dan berintegritas demi Indonesia. (Tab/AWPI)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *