Melalui Pendidikan Vokasi, Wagub Jihan Mengajak Kembangkan Pertanian Modern

CAHYAMEDIA (BANDARLAMPUNG) – Wakil Gubernur (Wagub) Lampung Jihan Nurlela mengajak semua pihak agar mengembangkan pertanian modern di daerahnya melalui integrasi dengan pendidikan vokasi dalam pengembangan inovasi di sektor pertanian.

“Ke depan, pertanian bukan lagi sektor konvensional, tetapi menjadi sektor modern berbasis teknologi. Ini yang terus kami dorong melalui penguatan pendidikan vokasi di Lampung,” ungkap Wakil Gubernur (Wagub) Lampung Jihan Nurlela di Bandarlampung, Rabu (22/4/2026).

Ia mengatakan pendidikan vokasi harus mampu menjawab kebutuhan zaman dengan mencetak lulusan yang tidak hanya siap kerja, tetapi juga mampu berinovasi dan menciptakan peluang usaha berbasis keilmuan yang dimiliki.

“Pemerintah Provinsi Lampung juga telah menginisiasi berbagai program, salah satunya Program Vokasi DesaKu Maju yang mendorong lahirnya inovasi berbasis pendekatan design thinking dalam waktu singkat,” katanya.

Dia menjelaskan melalui pendekatan tersebut, siswa didorong untuk mampu mengidentifikasi permasalahan di lapangan. Sekaligus menghadirkan solusi inovatif yang aplikatif, khususnya dalam ekosistem pertanian yang menjadi keunggulan daerah.

“Pemerintah Provinsi Lampung terus mendorong penguatan pendidikan vokasi sebagai fondasi utama pengembangan pertanian modern. Salah satunya yang dilakukan di SMK Negeri Pertanian Pembangunan (SPP) Provinsi Lampung, Natar, Lampung Selatan. Dan disini dilakukan pengembangan Smart Greenhouse berbasis Internet of Things (IoT) yang menjadi sarana praktik siswa,” jelasnya.

Ia melanjutkan pengembangan SMK, khususnya di bidang pertanian, menjadi bagian strategis dalam menyiapkan sumber daya manusia yang unggul, terampil, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.

“SMK Negeri SPP Lampung memiliki empat kompetensi keahlian utama, yakni agribisnis tanaman dan hortikultura, agribisnis tanaman dan perkebunan, agribisnis pengolahan hasil pertanian, serta teknik kendaraan ringan. Keempat bidang ini diharapkan menjadi basis lahirnya inovasi pertanian modern,” terangnya.

Dia juga mengajak seluruh pihak untuk terus mendorong kemajuan pertanian modern di Lampung.

“Kami berharap SMK Negeri SPP Lampung dapat menjadi role model di tingkat nasional dalam pengembangan pertanian modern berbasis pendidikan vokasi. Ke depan, Pemerintah Provinsi Lampung juga akan terus memperluas pengembangan SMK serupa di daerah lain, guna memperkuat ekosistem pertanian modern sekaligus meningkatkan daya saing sumber daya manusia di sektor pertanian,” tururnya.

Diketahui pengembangan Smart Greenhouse berbasis Internet of Things (IoT) yang menjadi sarana praktik siswa SMK Negeri SPP Lampung, saat ini terdapat dua unit Smart Greenhouse yang digunakan untuk budidaya melon dengan sistem penyiraman tetes atau drip irrigation berbasis IoT. Di dalam greenhouse itu terdapat sekitar 270 tanaman melon varietas Intanon dan 415 tanaman melon varietas Sweet Net 9. (Mln/*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *