Pemprov Lampung Dorong Digitalisasi Wisata Berbasis Masyarakat

CAHYAMEDIA (BANDARLAMPUNG) — Pemerintah Provinsi Lampung mendorong digitalisasi sektor pariwisata melalui pendekatan yang mudah diterapkan oleh masyarakat. Upaya ini dilakukan agar warga di sekitar destinasi wisata dapat berperan aktif dalam pengelolaan dan promosi potensi daerahnya.

Plt Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf) Provinsi Lampung, Tony Herdiansyah, mengatakan tantangan terbesar dalam pengembangan pariwisata berbasis teknologi adalah proses edukasi kepada masyarakat lokal. Menurutnya, pemanfaatan teknologi perlu disesuaikan dengan kebutuhan dan kemampuan masyarakat.

“Solusinya bukan teknologi yang rumit, justru teknologi yang sederhana dan tepat guna yang harus digunakan. Misalnya pendampingan digital, pelatihan-pelatihan media sosial,” ungkap Tony, Rabu (18/2/2026).

Ia menjelaskan, pelatihan media sosial dapat membantu pelaku wisata mempromosikan destinasi melalui platform digital yang sudah akrab digunakan masyarakat. Pengelola wisata juga dapat memanfaatkan ponsel untuk memberikan informasi layanan, termasuk sistem reservasi sederhana.

Menurutnya, teknologi berfungsi sebagai alat pendukung dalam pengembangan pariwisata. Sementara itu, masyarakat tetap menjadi pelaku utama yang menjalankan aktivitas wisata di lapangan.

“Prinsipnya masyarakat tetap menjadi pelaku utama. Teknologi hanya sebagai alat pendukung saja,” jelasnya.

Ia berharap program pendampingan digital dapat memperkuat kemampuan masyarakat dalam mengelola destinasi secara mandiri. Digitalisasi juga dinilai dapat membantu meningkatkan kualitas pelayanan wisata, sehingga pengunjung lebih mudah memperoleh informasi dan merasa nyaman saat berkunjung. (Mln/*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *