Wagub Jihan Tinjau Langsung Progres Pembangunan SR di Kawasan Kota Baru

CAHYAMEDIA (LAMSEL) — Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela meninjau langsung progres pembangunan Sekolah Rakyat (SR) di Kawasan Kota Baru, Kabupaten Lampung Selatan, Jumat (24/4/2026).

Peninjauan dilakukan untuk memastikan proyek berjalan sesuai rencana, berkualitas, serta memenuhi standar keselamatan kerja.

Dalam kunjungan tersebut, Jihan menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Lampung tetap melakukan pengawasan di lapangan, meski secara teknis proyek berada di bawah kendali Kementerian Pekerjaan Umum dan kementerian terkait lainnya.

“Dari hasil pantauan bersama pengawas dan pelaksana, progres pembangunan masih on the track. Kendala teknis yang sebelumnya muncul juga sudah dapat diatasi,” jelasnya.

Jihan mengapresiasi kinerja kontraktor dan pengawas proyek yang dinilai mampu menjaga capaian sesuai target. Namun ia mengingatkan, percepatan pembangunan tidak boleh mengorbankan kualitas.

Ia menegaskan seluruh tahapan pekerjaan harus mengacu pada Detail Engineering Design (DED), spesifikasi teknis, serta kontrak kerja yang telah disepakati.

“Tidak ada kompromi untuk kualitas. Bangunan ini akan digunakan oleh anak-anak didik, sehingga aspek keamanan dan kenyamanan harus menjadi prioritas,” tegasnya.

Selain itu, Jihan juga menyoroti pentingnya penerapan standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Ia meminta seluruh pihak memastikan keselamatan para pekerja selama proyek berlangsung.

“Keselamatan kerja harus dijaga. Para pekerja yang berada di Lampung menjadi tanggung jawab bersama,” ujarnya.

Pembangunan Sekolah Rakyat ini merupakan bagian dari program strategis nasional yang dilaksanakan oleh Kementerian Pekerjaan Umum melalui Satuan Kerja Pelaksanaan Prasarana Strategis Lampung.

Sekolah Rakyat di Kota Baru dibangun di atas lahan seluas 95.478 meter persegi milik Pemerintah Provinsi Lampung. Proyek ini dimulai pada 15 Desember 2025 dan awalnya ditargetkan selesai dalam waktu delapan bulan.

Namun, target penyelesaian dipercepat menjadi 20 Juni 2026. Untuk mengejar target tersebut, kontraktor menerapkan sistem kerja tiga shift.

Berdasarkan hasil tinjauan, progres pembangunan saat ini telah mencapai 36,13 persen, sedikit melampaui target rencana sebesar 35,88 persen.

Adapun fasilitas yang dibangun meliputi asrama putra tingkat SD, asrama putri tingkat SMP, gedung sekolah SD dan SMP, gedung serbaguna, masjid, lapangan sepak bola, serta akses jalan kawasan.

Selain itu, kawasan juga dirancang dengan konsep ramah lingkungan, termasuk penataan lanskap dan fasilitas pendukung berkelanjutan.

Jihan berharap proyek ini dapat selesai tepat waktu dan segera dimanfaatkan masyarakat.

“Diharapkan Juni nanti sudah bisa diresmikan dan digunakan, sehingga anak-anak dapat belajar di fasilitas yang lebih representatif,” harapnya. (Mln/*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *