Wagub Jihan: Pengering Komoditas Dialokasikan di 82 Lokus pada 2026

CAHYAMEDIA (BANDARLAMPUNG) — Wakil Gubernur (Wagub) Lampung Jihan Nurlela mengatakan bahwa pada 2026 terdapat alokasi mesin pengering komoditas atau bed dryer yang diberikan di 82 lokus diberbagai desa untuk membantu produktivitas petani.

“Hari ini kami melakukan evaluasi program prioritas Desaku Maju, untuk memastikan program tersebut tetap berjalan sesuai rencana,” ungkap Wakil Gubernur (Wagub) Lampung Jihan Nurlela di Bandarlampung, Selasa (7/4/2026).

Ia mengatakan, di dalam pelaksanaan program Desaku Maju tersebut akan ada alokasi bed dryer di 82 lokus di desa.

“Ini akan terus dilakukan serta ditambah dengan berjalannya Program Desaku Maju, dan berbagai tantangan pelaksanaan program sudah terselesaikan di tahun kemarin,” jelasnya.

Dia menjelaskan, pelaksanaan alokasi bed dryer melalui program Desaku Maju tersebut bertujuan untuk meningkatkan kemandirian desa dan ekonomi desa.

“Selain itu dengan ini pun dapat meningkatkan proses hilirisasi komoditas di desa-desa yang ada di Provinsi Lampung,” terangnya.

Menurut dia, dengan bantuan bed dryer tersebut pun dapat membantu petani berproduksi lebih efektif dan efisien.

“Selain bed dryer ada juga program pupuk organik cair, dan program mendukung pertumbuhan ekonomi di desa,” tambahnya.

Diketahui sebelumnya pada 2025 Pemerintah Provinsi Lampung telah mengalokasikan 24 unit alat pengering komoditas atau bed dryer di desa untuk membantu petani dalam mengeringkan hasil panen dalam mendukung produktivitas sektor pertanian di desa. (Mln/*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *