Wagub Jihan Tekankan Sinergi Lintas Pemerintahan di Musrenbang Lampung Timur 2027

CAHYAMEDIA (LAMTIM) — Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela, menegaskan bahwa kolaborasi erat antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten menjadi faktor krusial dalam mempercepat pencapaian target pembangunan daerah.

Hal tersebut disampaikan saat membuka Forum Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Tahun 2027 di Aula Rumah Dinas Bupati Lampung Timur, Kecamatan Sukadana, Senin (30/3/2026).

Menurut Wagub Jihan, sinkronisasi perencanaan lintas level pemerintahan akan menentukan efektivitas pembangunan, terutama di tengah fase awal pelaksanaan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) 2025–2045.

“Sinergi perencanaan antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten menjadi kunci untuk mencapai target pembangunan secara optimal,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, periode 2025–2029 merupakan tahap awal yang difokuskan pada penguatan fondasi transformasi pembangunan. Sementara itu, tahun 2027 menjadi fase percepatan dalam mencapai target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).

Dalam paparannya, Wagub Jihan juga menyoroti capaian makro ekonomi daerah. Pertumbuhan ekonomi Provinsi Lampung pada 2025 tercatat sebesar 5,28 persen, melampaui rata-rata nasional dan regional Sumatera. Sektor pertanian masih menjadi penopang utama dengan kontribusi hampir seperempat dari total perekonomian.

Namun, di tingkat kabupaten, pertumbuhan ekonomi Lampung Timur berada di angka 4,65 persen. Dari sisi kesejahteraan, angka kemiskinan provinsi berhasil ditekan menjadi 9,66 persen, meski Lampung Timur masih berada di atas rata-rata provinsi dengan 12,15 persen.

Di sektor ketenagakerjaan, tingkat pengangguran terbuka Provinsi Lampung tergolong rendah secara nasional, yakni 4,21 persen, sementara Lampung Timur mencatatkan angka lebih rendah sebesar 3,18 persen. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) kedua wilayah juga berada pada kategori tinggi, dengan angka yang relatif berdekatan.

Menghadapi tantangan tersebut, Pemerintah Provinsi Lampung mengusung tema RKPD 2027 yaitu percepatan pertumbuhan berkualitas melalui peningkatan produktivitas, investasi, dan pengembangan industri berbasis potensi daerah. Tema ini sejalan dengan fokus pembangunan Lampung Timur yang menitikberatkan pada pariwisata berkelanjutan berbasis desa.

Secara spasial, Lampung Timur diarahkan menjadi bagian dari koridor pengembangan ekonomi kreatif, pariwisata, ketahanan pangan, serta industri berbasis riset dan teknologi.

Wagub Jihan menekankan tiga prioritas utama dalam arah kebijakan pembangunan. Pertama, peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui akses pendidikan dan layanan kesehatan. Kedua, penguatan struktur ekonomi melalui hilirisasi komoditas, pengembangan UMKM, serta peningkatan investasi. Ketiga, percepatan pembangunan infrastruktur, khususnya jalan dan irigasi.

Selain itu, Pemerintah Provinsi Lampung juga mendorong penguatan ekonomi desa melalui program “Desaku Maju”. Program ini difokuskan pada pembentukan ekosistem ekonomi berbasis desa sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara merata.

Pada 2026, berbagai dukungan anggaran telah dialokasikan, mulai dari penyediaan pupuk hayati cair untuk ribuan lokasi, pengadaan mesin pengering, hingga pelatihan vokasi bagi ratusan warga desa.

Tak hanya itu, pembangunan infrastruktur di Lampung Timur juga mendapat perhatian, dengan alokasi anggaran untuk perbaikan jalan provinsi dan desa, serta bantuan keuangan khusus bagi ratusan desa.

Wagub Jihan menegaskan, seluruh langkah tersebut merupakan bagian dari upaya menghadirkan pembangunan yang lebih terarah, efektif, dan berdampak nyata bagi masyarakat.

“Semua program ini bertujuan untuk memastikan pembangunan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tegasnya. (Mln/*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *